Banyak
orang dibelahan dunia ini yang suka mengkomsumsi daging babi. Malah ada yang
dijadikan makanan utama dalam suatu pesta atau perayaan. Berikut ini ulasan
apakah daging babi layak untuk dikomsumsi?
SEGI AGAMA
Daging
babi merupakan salah satu bahan dan makanan yang diharamkan oleh syariat Islam,
seprti yang difirmankan oleh Allah SWT:
1.
QS. Al Baqarah
(2) : 173
”Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah,
daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain
Allah[108]. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia
tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa
baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
2.
QS. Al
Maa'idah (5) : 3
” Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging
hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul,
yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu
menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan
(diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak
panah itu) adalah kefasikan. Pada hari iniorang-orang kafir telah putus asa
untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan
takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan
telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama
bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa,
sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
3.
QS. Al An `am (6) : 145
”Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang
diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya,
kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi -
karena sesungguhnya semua itu kotor - atau binatang yang disembelih atas nama
selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak
menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
4.
QS. An Nahl
(16) : 115
” Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai,
darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah;
tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak
pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang”.
SEGI KESEHATAN
1.
Para dokter
menegaskan bahwa penyakit-penyakit “cacing pita” merupakan penyakit yang sangat
berbahaya yang terjadi melalui konsumsi daging babi. Ia berkembang di bagian
usus 12 jari di tubuh manusia, dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi
dewasa. bldirgantara.blogspot.com Jumlah cacing pita bisa mencapai sekitar 1000
ekor dengan panjang antara 4 – 10 meter, dan
terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air
besar).
2. Ketika
seseorang mengkonsumsi daging babi, maka larva yang ada di dalamnya akan
menjadi cacing dalam perut manusia. Cacing ini akan menyebabkan seseorang
merasa lemah, letih. Dan kekurangan vitamin B-12 yang menyebabkan
terjadinya kekurangan darah, terkadang bisa menyebabkan munculnya penyakit pada
syaraf otak, semisal dis-fungsi syaraf pusat. Larva-larva pada sebagian keadaan
bisa mencapai otak dan menyebabkan terjadinya “sawan” atau naiknya tekanan
dalam syaraf, pusing yang sangat, atau bahkan bisa menyebabkan lumpuh.
3. Mengkonsumsi
daging babi yang tidak sempurna di masak juga menyebabkan adanya cacing rambut.
bldirgantara.blogspot.com Ketika cacing ini sampai di usus 12 jari, maka akan
keluar larva yang sangat banyak setelah 4 atau 5 hari dan kemudian masuk ke
dalam dinding lambung. Kemudian ia masuk ke dalam darah, kemudian masuk ke
sebagian besar jaringan organ tubuh. Larva kemudian berjalan persendian dan
menjadi besar Maka orang tersebut akan menderita sakit seperti nyeri otot yang
sangat. Terkadang penyakit itu berkembang hingga terjadi dis-fungsi kerja otak,
dis-fungsi otot jantung dan paru-paru, ginjal, syaraf pusat. Dan terkadang
penyakit ini bisa menyebabkan kematian, dan ini kecil persentasenya.
4. Flu babi (swine
flu) merupakan penyakit saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus
influenza. Penyakit ini sebenarnya jamak menyerang ternak babi, namun kini
telah mengalami perubahan yang drastis dan mampu untuk menginfeksi manusia.
Gejala yang timbul pada manusia pun mirip dengan apa yang terjadi pada babi. Flu
babi pertama kali diisolasi dari seekor babi yang terinfeksi pada tahun 1930 di
Amerika Serikat. Pada perkembangannya, penyakit ini dapat berpindah ke manusia
terutama menyerang mereka yang kontak dekat dengan babi. Lama tidak terdengar
lagi kabarnya ternyata virus ini mengalami serangkaian mutasi sehingga muncul
varian baru yang pertama kali menyerang manusia di Meksiko pada awal tahun
2009. Varian baru ini dikenal dengan nama virus H1N1 yang
merupakan singkatan dari dua antigen utama virus yaitu hemagglutinin tipe 1 dan
neuraminidase tipe 1.
Dr. Muhammad Abdul Khair, dalam bukunya Ijtihâdât fi at Tafsîr al
Qur'an al Karîm, halaman 112, menyebutkan beberapa penyakit yang disebabkan
oleh daging babi: "Daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan
cacing trachenea lolipia. Cacing-cacing ini akan berpindah kepada manusia yang
mengkonsumsi daging babi tersebut. Patut dicatat, hingga saat ini, generasi
babi belum terbebaskan dari cacing-cacing ini. Penyakit lain yang ditularkan
oleh daging babi banyak sekali, di antaranya:
1.
Kolera babi.
Yaitu penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus
2.
Keguguran
nanah, yang disebabkan oleh bakteri prosillia babi.
3. Kulit
kemerahan, yang ganas dan menahun. Yang pertama bisa menyebabkan kematian dalam
beberapa kasus, dan yang kedua menyebabkan gangguan persendian.
4.
Penyakit
pengelupasan kulit.
5.
Benalu
eskares, yang berbahaya bagi manusia.
SEGI KEBIASAAN/POLA HIDUP BABI
1. Babi adalah
hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan
semua makanan di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah
habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan
kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya.
2. Ia memakan
semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya,
entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri,
hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.
3. Ia mengencingi
kotoranya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya
kembali.
4.
Ia memakan
sampah, busuk-busukan, dan kotoran hewan.
5. Ia adalah
hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar
dan dalam waktu lama, jika dibiarkan.
6.
Kulit orang
yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
7. Penelitian
ilmiah modern di dua negara Timur dan Barat, yaitu Cina dan Swedia --Cina
mayoritas penduduknya penyembah berhala, sedangkan Swedia mayoritas penduduknya
sekular-- menyatakan: daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker
anus dan kolon. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya
memakan babi, meningkat secara drastis. Terutama di negara-negara Eropa, dan
Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di
negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil
penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia
tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo.
Berdasarkan uraian diatas
jelas bahwa daging babi tidak baik untuk dikonsumsi. Semoga bias meningkatkan
keyakinan kita bahwa al quran merupakan
firman Allah yang sangat Mutlak kebenarannya. Berikut gambaran hasil penelitian
tentang daging babi kalau disiram coca cola
No comments:
Post a Comment